Umat Kristen PASTI Masuk Neraka

Dan
mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: "Sekali-kali tidak akan masuk surga
kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani." Demikian itu (hanya) angan-angan mereka
yang kosong belaka. Katakanlah: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu
adalah orang yang benar."
Allah
swt menyebut keyakinan mereka sebagai angan-angan kosong yang tiada arti,
bahkan menjamin orang-orang Yahudi dan Kristen PASTI masuk neraka sebagaimana
terdapat dalam hadits-hadits shahih dibawah ini:
Telah menceritakan kepada kami Yunus bin
Abdul A'la telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahab dia berkata, telah
mengabarkan kepadaku Amru bahwa Abu Yunus telah menceritakan kepadanya, dari
Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau
bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah
seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian
dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali
dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)
(Hadits
serupa dapat anda baca dalam Musnad Ahmad: 7856 dan Musnad Ahmad: 8255)
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin
Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Thalhah bin Yahya
dari Abu Burdah dari Abu Musa dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam telah bersabda: 'Pada hari kiamat kelak, Allah Subhanahu wa Ta'ala
akan menyerahkan seorang Yahudi ataupun seorang nasrani kepada setiap orang
muslim. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta'ala akan berkata; 'Inilah penebus mu
dari siksa api neraka." (Shahih Muslim: 4969)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin
'Amru bin 'Abbad bin Jabalah bin Abu Rawwad Telah menceritakan kepada kami
Harami Ibnu 'Umarah telah menceritakan kepada kami Syaddad Abu Thalhah Ar
Rasibi dari Ghailan bin Jarir dari Abu Burdah dari bapaknya dari Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Di hari kiamat kelak, sekelompok
dari kaum muslimin akan datang membawa dosa mereka sebesar gunung. Lalu Allah
mengampuni dosa-dosanya, kemudian dibebankan-Nya kepada orang-orang Yahudi dan
nasrani. (Itu menurut perkiraanku). Rauh berkata; 'aku tidak tahu dari siapa
keraguan ini.' Abu Burdah berkata; Maka hal ini aku ceritakan kepada Umar bin
Abdul Aziz. Lalu dia bertanya; 'Apakah Bapakmu menceritakan hal ini dari Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam? aku menjawab; 'Ya.' (Shahih Muslim: 4971)
Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah
dari Thalhah bin Yahya dari Abu Burda dari Abu Musa ia berkata; Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “kelak pada hari kiamat setiap muslim
akan diserahi seorang laki-laki dari ahlul milal (pemeluk-pemeluk agama lain)
dan (Allah berfirman) padanya, ini adalah tebusanmu dari api neraka. (Musnad Ahmad:
18839)
Telah menceritakan kepada kami Usamah dari
Thalhah bin Yahya dari Abu Burda dari Abu Musa ia berkata; Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “apabila hari kiamat terjadi, setiap
mukmin muslim akan diserahi seorang laki-laki dari ahlul milal (pemeluk-pemeluk
agama lain) , lalu dikatakanlah kepadanya, ini adalah tebusanmu dari api
neraka. (Musnad Ahmad: 18844)
Jaminan Yesus
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup
keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan
orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
(Matius 5:20)
Ayat
di atas adalah syarat yang Yesus berikan kepada umatnya agar dapat masuk ke
dalam kerajaan sorga, yaitu dengan cara memiliki hidup keagamaan yang lebih
baik dari pada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Apabila syarat tersebut
terpenuhi maka Yesus akan menjamin mereka masuk ke dalam kerajaan sorga, tetapi
jika syarat tersebut tidak dapat terpenuhi maka umat Yesus tidak akan dapat
masuk ke kerajaan sorga yang itu sama artinya PASTI masuk neraka. Kebenaran
orang Farisi dan para ahli Taurat hanya bersifat lahiriah. Mereka menaati
banyak peraturan, berdoa, memuji Tuhan, berpuasa, membaca Firman Allah, dan
menghadiri kebaktian. Akan tetapi, tindakan lahiriah tersebut mereka lakukan
sebagai ganti sikap batiniah yang benar. Yesus mengatakan bahwa kebenaran yang
dikehendaki Allah dari orang percaya adalah lebih dari itu. Hati dan roh
seseorang, bukan sekedar tindakan lahiriah, harus selaras dengan kehendak Allah
dalam iman dan kasih. Sekarang mari kita teliti, apakah umat Kristen memiliki
hidup keagamaan yang lebih baik dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan
orang-orang Farisi yang akan menjamin mereka masuk ke kerajaan sorga?
1.
Ketuhanan
Dalam
Bibel Perjanjian Baru Yesus tidak pernah
sama sekali mempersoalkan Tuhan yang disembah oleh ahli-ahli Taurat dan
orang-orang Farisi. Hal tersebut membuktikan pada kita bahwa ahli-ahli Taurat
dan orang-orang Farisi telah menyembah Tuhan yang benar, Tuhan yang satu, Tuhan
nenek moyang mereka yang telah membawa keluar bangsa Israel dari Mesir.
Kekurangan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi dalam hal ini karena
penyembahan yang mereka lakukan hanya bersifat lahiriah, tanpa mengikut
sertakan hati dan roh. Umat Kristen dapat disebut lebih baik hidup keagamaannya
dari pada keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, apabila umat
Kristen mempertahankan penyembahan kepada Tuhan yang benar seperti yang telah
dilakukan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi serta mengisi kekosongan
penyembahan mereka yang hanya bersifat lahiriah dengan mengikut sertakan hati
dan roh.
Namun
sangat disayangkan, umat Kristen tidak bisa mempertahankan penyembahan kepada
Tuhan yang benar seperti yang dilakukan oleh ahli-ahli Taurat dan orang-orang
Farisi. Mereka (umat Kristen) justru menyembah Yesus sebagai salah satu pribadi
Tuhan. Dosa akibat menjadikan makhluk sebagai Tuhan adalah tergolong dosa besar
yang tidak akan dapat terampuni dalam Bibel Perjanjian Lama. Dosa bangsa Israel
biasanya dapat ditebus dengan mempersembahkan korban penebus salah, namun
ketika umat Musa menyembah anak lembu tuangan, Tuhan menghukum mati mereka
dengan cara saling bunuh (Keluaran 32: 27-28).
2.
Hukum Taurat
Yesus
menyatakan bahwa dirinya tidak datang untuk meniadakan hukum Taurat, tetapi untuk
menggenapinya. Yaitu untuk menggenapi hukum Taurat yang hanya menitik beratkan
pada perbuatan fisik ibadat kepada Tuhan semata, menjadi hukum Taurat yang
bukan hanya menitik beratkan pada perbuatan fisik ibadat kepada Tuhan semata,
namun juga harus mengasihi dan berbuat baik kepada sesama. Ajaran Yesus
tersebut sangat jelas terbaca pada contoh ayat-ayat dibawah ini;
37
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap
hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. 39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu,
ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. (Matius 22: 37-39)
(21) Kamu telah mendengar yang difirmankan
kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
(22) Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya
harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke
Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka
yang menyala-nyala. (Matius 5:21-22)
(14)
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga
akan mengampuni kamu juga. (15) Tetapi
jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni
kesalahanmu." (Matius 6: 14-15)
Pada
ayat-ayat di atas Yesus sangat jelas mengajarkan keseimbangan antara mengasihi
Tuhan dan mengasihi sesama manusia. Pada kedua hukum tersebut tergantung
seluruh hukum Taurat dan kitab para Nabi. Kedua hukum tersebut harus dijalankan
bersamaan sehingga tercipta keseimbangan hubungan baik kepada Tuhan dan
hubungan baik kepada sesama manusia. Kekurangan ahli-ahli Taurat dan
orang-orang Farisi dalam hal ini adalah tidak menjalankan hukum kedua yaitu
mengasihi manusia. Mereka tekun beribadah kepada Tuhan namun tidak ada kasih
dalam hati mereka terhadap sesama. Sebagian dari mereka bahkan lebih parah,
mereka bersikap munafik, mengajarkan hukum-hukum Taurat kepada manusia tetapi
tidak mau menjalankan hukum-hukum tersebut.
Umat
Kristen yang menginginkan jaminan kerajaan Sorga dari Yesus, dapat dipastikan
harus menjalankan kedua hukum di atas, yaitu mengasihi Tuhan dan mengasihi
sesama manusia. Mengasihi Tuhan dapat diartikan menjalankan perintah dan hukum-hukum
Tuhan, sedangkan mengasihi sesama manusia adalah berbuat baik kepada sesama manusia,
kedua hukum tersebut harus dijalankan beriringan, tidak boleh tidak meninggalkan
salah satunya. Namun pada kenyataannya, umat Kristen hanya mampu menjalankan
hukum kedua yaitu mengasihi sesama manusia, sedangkan hukum pertama yang lebih
utama yaitu mengasihi Tuhan. Umat Kristen dapat mengasihi sesama manusia, tapi
tidak dapat mengasihi Tuhan dengan menjalankan perintah dan hukum-hukum Tuhan dan
menjauhi larangan-Nya. Tuhan mewajibkan puasa dibulan tertentu (Imamat 16: 29)
tetapi umat Kristen tidak menjalankannya, Tuhan mewajibkan sunat (Kejadian 17:
10-12) tetapi umat Kristen tidak bersunat dan kalaupun mereka bersunat bukan di
dorong oleh kewajiban melainkan karena faktor kesehatan, Tuhan mengharamkan
babi (Imamat 11: 7) umat Kristen justru memakannya bahkan demi untuk
menghalalkan babi mereka sampai mengedit ayat Bibel Perjanjian Lama, Tuhan melarang
membuat patung (Keluaran 20: 4) umat Kristen juru membuat patung untuk ditempatkan
di gereja-gereja, dll.
Dari
uraian di atas dapatlah saya simpulkan bahwa umat Kristen tidak atau belum dapat
hidup dengan hidup keagamaan yang lebih baik dari pada hidup keagamaan ahli-ahli
Taurat dan orang-orang Farisi. Itu artinya umat Kristen tidak dapat memenuhi syarat
yang harus mereka penuhi untuk dapat masuk kerajaan Sorga dan tidak pantas pula
bagi mereka mengklaim bahwa mereka dijamin masuk sorga. Klaim mereka mengenai
kepastian masuk sorga adalah angan-angan semata, fatamorgana. Apalagi Yesus
dalam banyak kesempatan menyatakan bahwa dirinya hanya diutus untuk bangsa
Israel, di ayat lain bahkan sorga sudah di kavling-kavling hanya untuk ke dua belas
suku Israel. Umat Kristen yang mayoritas non-Israel tentu saja tidak akan
memperoleh jatah sorga. Tidak ada pilihan lain bagi umat Kristen untuk masuk sorga
kecuali keluar dari agama Kristen dan menerima agama Islam sebagai agama
mereka, jika tidak mereka pasti masuk neraka.
Bagaimana
dengan Matius 28:19 yang berbunyi: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua
bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus”
dan Markus 16:15 yang berbunyi: “Pergilah keseluruh dunia, beritakan injil
kepada seluruh makhluk”
Bukankah
dalam ayat-ayat di atas dengan jelas Yesus memerintahkan umatnya untuk
mengabarkan Injil ke semua bangsa, bukan hanya bangsa Israel saja?
Matius 28:19; Sebenarnya, Injil Matius
pasal 28 berakhir pada ayat 15, sedangkan lima ayat berikutnya, Matius
28:16-20, adalah ayat-ayat yang baru ditambahkan oleh gereja kemudian. Mereka
yang dikaruniai akal sehat dan membaca pasal 28 ini dengan cermat akan segera
mendeteksi bahwa injil Matius 28:15 merupakan penutup Injil Matius. “Mereka
menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan cerita ini tersiar diantara orang
Yahudi sampai saat ini”. (Matius 28:15). Perhatikan kata-kata yang tercetak
tebal di atas, “cerita ini tersiar
sampai saat ini” menunjukkan bahwa peristiwanya sudah lama berlaku. Ini
memperlihatkan bahwa Injil ini sudah lama selesai ditulis. Cerita ini sudah
menjadi cerita rakyat yang terus dipupuk selama puluhan tahun, baru kemudian
ayat 16-20 ditambahkan. Namun karena Gereja ingin menambahkan doktrin keimanan
mereka dalam Injil, sehingga tanpa malu-malu mereka menambahkan ayat-ayat palsu
tersebut, walaupun akhirnya janggal di kuping yang mendengarnya.
Mengenai
ayat-ayat palsu yang baru ditambahkan oleh Gereja ini, perlihatkanlah
pernyataan para pakar Alkitab dan sejarah Kristen seperti Hugh J. Schonfield,
nominator pemenang Hadiah Nobel tahun 1959, dalam bukunya The Original New
Testament, hal 124:
"This
(Matthew 28:15) would appear to be the end of the Gospel (of Matthew). What
follows (Matthew 28:16-20) from the nature of what is said, would the be a
latter addition"
(Ayat
ini (Matius 28:15) nampak sebagai penutup injil (Matius). Dengan demikian,
ayat-ayat selanjutnya (Matius 28:16-20), dari kandungan isinya, nampak sebagai
(ayat-ayat) yang baru ditambahkan kemudian. )
Selanjutnya,
Robert Funk, Professor Ilmu Perjanjian Baru, Universitas Harvards, dalam
bukunya The Five Gospels, mengomentari ayat-ayat tambahan ini sebagai berikut :
"The
great commission in Matthew 28:16-20 have been created by the individual
evangelist...reflect the evangelist idea of launching a word mission of the
church. Jesus probab(y had no idea of launching a world mission and certainly
was not the institution builder. (It is) not reflect direct instruction from
jesus".
(Perintah
utama dalam Matius 28:18-20....diciptakan oleh para penginjil....memperlihatkan
ide untuk menyebarkan ajaran Kristen ke seluruh dunia. Yesus sangat mungkin
tidak memiliki ide untuk menganjarkan ajarannya ke seluruh dunia dan (Yesus)
sudah pasti bukan pendiri lembaga ini (agama Kristen). Ayat ini tidak menggambarkan
perintah yang diucapkan Yesus.)
Markus 16:15; Tapi
setelah diselidiki, ternyata ayat 15 adalah ayat Palsu. Markus 16 ternyata
hanya sampai ayat 8, Markus 16: 9 - 20 adalah palsu. Alkitab kitab Markus pasal
16 yang diterbitkan Lembaga Biblika Indonesia yang dicetak oleh percetakan
Arnoldus Ende 1986/1987, Pada catatan kakinya berbunnyi:
"Dengan singkat. Bagian ayat ini hanya terdapat dalam
beberapa naskah. Nampaknya baru dalam abad ke-2 Masehi ditambahkan dalam injil
Markus. Bagian akhir injil Markus ayat 9 - 20 bercerita mengenai penampakan
Yesus. Ini memang termasuk kitab suci, tetapi agaknya tidak termasuk injil
Markus yang asli".
Pada The Christian Counselor's New Testamen, markus 16
berakhir pada pasal 16 ayat 8. Kemana ayat 9 - 20? Pada akhir kalimat terdapat
catatan kaki :
"These verse are omitted by better MSS. An alternative
shoter ending is found in same".
"Ayat-ayat ini dihapus oleh terjemahan MSS yang
terbaik. Penutup lebih pendek seperti ini (Markus 16 berakhir pada ayat 8) bisa
ditemukan pada beberapa versi lainnya.
Pada The Holy Bible New International Version pada catatan
kaki ayat 8 berbunyi :
"The two most reliable early manuscripts do not have
mark 16: 9 - 20".
"Dua manuskrip paling tua tidak memiliki Markus 16: 9 -
20".
"Serious doubts exists as to whether these verses
belong to the Gospel of Mark. They are absent from important early manuscripts
and display certain peculiarities of vocabulary, style and theological content
that are unlike the rest of Mark. His Gospel probably ended at 16: 8, or its
original ending has been lost. (From the NIV Bible Foot Notes, page 1528)"
Jadi perintah Yesus untuk memberitakan injil kepada seluruh
makluk adalah Ayat Bo'ongan alias ayat Palsu yang sengaja disisipkan oleh
tangan-tangan jahil. Jadi dengan ini yang benar adalah Yesus hanya untuk bani
Israel saja seperti yang Yesus katakan dengan tegas di Matius 10: 5 - 6 dan
Matius 15: 24 - 26. Itulah ayat yang asli dan tidak palsu.
Pemandangan dunia ini terlihat indah bagi orang-orang kafir::
BalasHapusKafir kristen emang pantas masuk neraka,karena sorganya sudah di nikmati di dunia..
Untuk urusan SURGA dan NERAKA hanya hak prerogratif tuhan.
BalasHapusKeimanan seseorang juga bukan diukur dari kerajinan dia beribadah dan terlihat taat dimata publik. Hanya tuhan yg dapat menentukan keimanan seseorang.
Nabi Muhammad SAW pun mengajarkan TOLERANSI.
Janganlah MENYEBARKAN KEBENCIAN TERHADAP SESAMA MANUSIA.
Ini sangat sesuai dengan tafsir alfatehah ayat 7 , ghoiril makdhubi alaihim wala dholiin : bukan jalan orang yg kau murkai ( yahudi) dan orang yg tersesat ( nasrani). Kenapa alquran menyebut nasrani tersesat ? Karena nasrani HANYA untuk Bani Israil saja tetapi akhirnya dibawa ke seluruh penjuru dunia ..silahkan cek pada tafsir ibnu katsir dll perihal surat Alfateha ini..
BalasHapusSy ad 1 soalan. Saya menyakini islam dr segala aspek. Tp persoalan sy. Knp harus umat kristian di masukkan ke dalam neraka. Mungkin pengecualian bg umat kafir yg trdahulu menentang islam. Tp bayangkn bg seorang kristian yg baru lahir hari ini. Sdh pasti faktor persekitaran serta keturunan memainkan pengaruh besar dalam menentukn agama. Adkah satu kemungkinan setiap manusia kristian bisa menemui hidayah dgn mngmbil kira bbrp faktor?
BalasHapusTidak ada udzur bagi seorang Kristen yang lahir setelah diutusnya Nabi Muhammad SAW, biarpun dia beragama Kristen karena warisan orang tuanya. Selagi dakwah Islam telah sampai kepadanya dan berakal, maka wajib baginya menerima Islam. Jika tidak maka dia pasti termasuk penghuni neraka. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)
HapusMaaf Admin,, Saya mau nanya Kalo misalnya untuk umat Kristen di Amerika Atau the Eropa yang belum menerima dakwah Islam tapi tahu mengenai Islam misalnya Dari media Atau Internet,, apakah mereka wajib masuk Islam juga? Atau apakah mereka termasuk udzur ?
HapusDakwah Islam di zaman ini punya banyak jalan, internet menjadi salah satunya. Media apa pun yang dapat memberi pemahaman tentang agama Islam yang benar merupakan jalan dakwah itu. Saya rasa tidak ada seorang pun di Eropa atau Amerika hari ini yang tidak tahu apa itu Islam. Namun sebagian dari mereka memperoleh informasi tentang Islam bukan melalui orang atau media yang tepat, sehingga keliru dalam mengenal Islam yang sebenarnya.
HapusInilah yg disebut pendapat tanpa dasar walaupun di barengi dgn pandangan2 para penganut liberal yg mengatakan kitab matius hanya ayat 15 mereka lupa atau sengaja lupa pada ayat 10 kelanjutan ayat 16 jd disini kelihatan penyesatan logika ok
BalasHapusMempamerkan agama,,,,tidk ada satu manusiapunn yg sucii yg bisa menepatii surga itu...kecuali Allah yg mnentuka setiap orang mnurut perbuatan2 yg Tuhan Allah inginkan
BalasHapusmembenci memfitnah mencaci membuil..itukah kaliann...????
Umat kristen masukk neraka,,??? Pertanyaannya siapakahh yg tidk berdosa di bumi ini..?? Dan siapakahh yg paling suci di bumi ini..???
Jikalauu kalian beragama...untuk apa kaliann selalu adakan hinaan..??
Bukankaah hinaan itu adalahh sebuah pekerjaan iblis..?? Yg mnyisihkan kebencian di hati kaliann..itu semuannya uda membatalkan segala sujudmu...kepada Allah
Adakah seorangg muslimm masuk surga juga...???? Apakah dgn ajrann masuk surga ,sudahkann kaliann mengktamm hati kaliann yg kini penuh benci..??
Siapakahh penguasaa yg akan menentukann seorangg manusia masuk surga...kalau dirinyaa saja ada kbenciann dan cacian..itu semua sudah memusnahkann sujudmu..
Adakah kamu di bumi ini tidK berdosa..
Sehingga dia menghukum orang lain menurut kehendaknya sendiri...??
Kalu ada yg sucii di bumi dan tidk pernah bersalah..silahkann.. kaliann ktakan kaliann suci
Semakinn mncarii kelemhan Alkitab semakin kuatt juga IMAN
Anehh kaliann uclim mencari kelemhan Alkitab..sudahkahh kaliann uclim di indoneaia ini.. menyelidiki..kelemahan alquranmu juga..???
Selidikihh alquranmu... misimuu ingin menjadikan satu umat..??? Silahkan aj..
Alkitab itu sebuah kebenarann... dan argumenn yg kalian buat adalah argumen yg mengadudomba.. para pembaca..
YESUS KRISTUS..ktanya: stelah aku pergi tidk ada lagii nabi yg di utus..
Dan itupun juga NABI PALSU..dan semua umat kristenn tidkk akan pernah percaya dgnn nabi manapun stelah KRISTUS.
😂😂😂😂
Apakah saudara kamu sesama kafir Kristen tidak pernah melakukan seperti yang kamu tulis di atas? Jangan mencoba menghilangkan selumbar di mata orang lain selama balok masih ada di matamu! Jawab isi postingan saya ini kalau kamu mampu.
HapusTuhan yang disembah ahli taurat adalah adalah allah nenek moyang mereka , yaitu yesus , yesus telah ada di perjanjian lama sebagai tuhan pembebas bani israel, yaitu allah yang sejati ia berkata akulah allah ishak allah yakub yang membebaskan kalian dari tanah mesir tapi dengan namaku tuhan aku belum menyatakan diri,jelas kita lihat yesus adalah allah tetapi ia belum menyatakan dirinya diperjanjian lama tetapi diperjanjian baru yaitu yesus ,jika kami tidak menyembah yesus maka kami layak masuk neraka,
BalasHapus2 kami tidak melakukan hukum taurat ,yaitu TIDAK BERPUASA, seperti di perjanjian lama kenapa sebab yesus sudah menggenapinya dengan cara apa berpuasa 40 hari 40 malam,Dia telah melakukan itu semua buat kita,
Bersunat,diperjanjian lama diwajibkan bersunat bukan,tetapi setelah yesus hadir dia disunat, wah mahapengasih bukan,
Diperjanjian lama memang dilarang tetapu setelah yesus datang ada larangan jelas tidak dong
Membuat patung, digereja heh, memangnya semua gereja membuat patung digerejanya tidak, kalaupun ada itu hanya simbol, saja bukan untuk disembah,allah melarang itu untuk disembah
2 yesus berkata aku diutus hanya untuk domba domba israel , perhatikan domba dombaku mendengarkan suaraku aku mengenal mereka dan mengikuti aku hal ini artinya bahwa yang pertama mendapat keselamatan adalah israel karna bangsa israel domba itu , karna israel bangsa pilihan allah, namun keselamatan itu juga diberikan pada bangsa lain , perhatikan " berita pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kesegala bangsa MULAI dari yerusalem , artinya apa yesus kedunia ini bukan hanya untuk israel tetapi kesegala bangsa
Perintah yesus untuk memberitakan injil ini nyata dalam alkitab,bukan tangan jahil, ditambah tambahi, ingat injil penutup itu bukan cerita tapi injil itu ditambahi hanya untuk memperjelas pembaca kok tetap sama konsepnya , dan lagi dasar iman kami tidak hanya terletak pada injil,alkitab,tetapi berdasarkan kesaksian pada orang yang bertemu dengan YESUS sendiri yakni stefanus ia waktu akan mati ia melihat yesus disorga,dan kesaksian paus amandus ia melihat seseorang berkata dengan berpakaian emas , suci berkilau kilau disorga mengampirinya dan berkata aku petrus hamba Tuhan pergilah dan beritakan semua,dapat kita lihat yesus dan pengikutnya petrus sudah berada di sorga, kenapa petrus berada di sorga karna ia menyembah yesus sebagai Tuhan dan guru apa upahnya ya sorga jadi alkitab sudah membuktikan semuanya kan
Kalian ada ?
Jangan asal klaim. Tuhan yang disembah ahli Taurat dan nenek moyang mereka adalah Tuhan yang juga disembah Yesus, Yesus kan termasuk orang Yahudi juga.
HapusMenjawab postingan dengan panjang lebar hanya membuat Tuhan Yesus bersedih , sebab ibu pernah mendapat penglihatan yesus disorga berkata padanya diriku ada didalam injilku dan hati orang yang percaya padaku, ketika ibuku bangun kami terheran heran ibu saya yang tadi pucat karna lemas kini wajahnya cerah seperti habis make up puji tuhan
BalasHapusMemahami alkitab bukan konsep logika dan penalaran seperti sosiologi, tetapi dari hati yang tulus akan karunia allah ,dan mendengarkan kesaksian dari orang orang baru kau akan dapat artinya aku juga pernah sepertimu aku tak percaya yesus Tuhan apa buktinya, tetapi setelah kubaca setelah kesaksian dari ibuku aku mengerti , konsep alkitab luas,tidak cukup KAU 1 frasa 1alinea untuk mengartikanya apalagi KAU kau metafsirnya sesuai logikamu karna firman Allah itu luas , jauh diatas akal manusia,
Yang terahir, jika orang kristen yakni yang menyembah yesus pantas keneraka mengapa petrus bisa berada di sorga dan yesus berada disebelah kanan allah sesuai kesaksian para martir,bukankah petrus pengikut yesus,bukankah petrus harusnya dineraka ,
Dan maafya bukan ikut campur
Apakah nabi kalian sekarang disorga
Maaf ya maaf banget aku hanya bertanya
Jika orang kristen yakni yang menyembah yesus pantas keneraka mengapa petrus bisa berada di sorga.
HapusHAHAHA, Petrus tidak pernah menganggap Yesus Tuhan dan tidak pernah menyembah Yesus, jangan samakan petrus dengan kalian para penyembah Yesus.
Harusnya di jawab tulisan saya ini, bukan cuma klaim mempertahankan dogma gereja.
HapusKarena kamu tdk tau dgn perjanjian para nabi, bahkan kamoe juga sebenarnya tdk tau perbedaan antara yg hak dgn yg batil
BalasHapusKenapa kamu benci Kristus? Apakah Ia ada menyakitimu? Apakah Ia ada mengganggumu? Apakah ada orang Kristen menguji agamamu? Dan apakah kepercayaanmu tidak mengajarkan kasihilah sesamamu manusia. Untum saling menghargai sesama manusia? Maaf jika agama kami meengganggumu, tapi kepercayaan ku dan kepercayaanmu, sama sama kita di ajarkan kebaikan bukan? Tidak membenci sesama manusia, tidak membenci orang yang baik dan percaya agama. Amin
BalasHapusMemangnya siapa yang membenci Yesus? Apakah kalau ada orang mengkritik agama Kristen berarti membenci Yesus? Memangnya ajaran Kristen itu ajaran Yesus? Mengapa saya mengkritik ajaran Kristen? Itu karena saudara kalian juga mengkritik ajaran Islam! Di tulisan-tulisan saudara seiman kamu itu terlihat betapa bencinya kalian terhadap Nabi Muhammad SAW, mengajarkan kasih apanya???
HapusInikan perspektifnya orang islam yang merasa diri merka paling benar tp coba kalian baca dr perspektif orang kristen
BalasHapusNah tugas km skrg membantah argumen ini...bisa ga km bantah????
HapusMaaf min, saya sendiri seorang Muslim
BalasHapusBukankah dalam agama Islam juga mengatakan bahwa hanya umatcIslam yang bisa masuk ke surga. Dan bnyk pula muslim yang menyakini yelah dijanjikan surga. Lalu apakah Muslim juga sombong karena menyakini hayanya umat Islam yang dapat masuk surga? (dan umat non islam yang tidak mendapatkan kejelasan tentang Islam)
Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan hanya agama mereka saja yang akan memasukkan manusia ke surga, padahal tidak ada keterangan apa pun yang dapat mereka jadikan hujjah. Klaim orang-orang Yahudi dan Nasrani itulah bentuk dari kesombongan. Sementara Al-Qur'an ketika menjelaskan jaminan surga selalu menyebut "iman dan amal soleh" sebagai syarat masuk surga, bukan "Islam dan amal soleh". Artinya tidak cukup hanya masuk Islam kemudian seseorang menganggap dirinya pasti masuk surga. Dia harus juga benar-benar beriman tanpa mencampuradukkannya dengan kesyirikan sedikit pun, serta beramal soleh.
HapusHmmm oke
Hapus